Kepala Dinas Budparpora H. ST. M TAUFIK, SE, MM buka seminas Sehari " Peran dan Fungsi Bundo Kanduang Nagari dalam Meningkatkan Pola Hidup Sehat Produktif di Masa Pandemi

Kepala Dinas Budparpora H. ST. M TAUFIK, SE, MM buka seminas Sehari " Peran dan Fungsi...
H. ST. M TAUFIK, SE, MM dalam pidato pembukaan SEMINAR SEHARI BUNDO KANDUANG Nagari Di Aula Lt.2 Kantor Bupati Dharmasraya

Pulau Punjung, Bundo Kanduang itu tiang segala-galanya, perempuan dengan cahaya yang menerangi.Dari dulu sampai Kini Bundo Kanduang menjadi salah satu kader pembangunan masyarakat adat Minang. Mereka dilibatkan dalam banyak kegiatan. Meski rumah gadang berganti jadi tembok-tembok perumahan, Nagari berubah menjadi perkampungan multikultural, namun peran luhur tersebut akan terus diturunkan, sampai nanti.

Sebagai aktor personifikasi dan identitas budaya yang melekat pada perempuan Minangkabau, Bundo Kanduang berwenang mengurus keberlangsungan paradigma kehidupan di tanah Minangkabau. Dalam konteks penanganan COVID-19, tentu peran Bundo Kanduang sangat luar biasa. Mereka menjaga institusi rumah tangga untuk tetap terhindar dari COVID-19. Mereka memberikan edukasi rumah tangga sesigap mungkin kepada masyarakat luas agar terlindungi dari bahaya COVID-19,".

Berangkat dari level nagari sebagai ujung tombak pemerintahan, Kecamatan, sampai ke tingkat Kabupaten, penegasan peran dan fungsi Bundo Kanduang untuk selalu meningkatkan produktif aman dalam masa pandemi, terus digaungkan oleh ketua Bundo Kanduang Kab.Dharmasraya. Ini yang menjadi topic pembahasan utama dalam seminar sehari yang dibuka oleh Kadis DISBUDPARPORA H. ST. M TAUFIK pada Acara yg di gelar Bundo Kanduang hari ini Rabu, 30 Juni 2021 di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Narasumber dr. Fitra Neza, M.Kn dari Dinas kesehatan yang merupakan serverland covid -19 dan Ir. Agusnetti sebagai Sekretaris Bundo Kanduang Kab. Dharmasraya dalam seminar tersebut banyak hal yang dituntut lebih dari peran Bundo Kanduang di era pandemi , salah satunya peranan dalam dunia parenting,ketika jam sekolah dirumahkan, artinya edukasi penuh yang didapat dari guru di sekolah, saat ini lebih dimainkan oleh para Bundo Kanduang di rumah, bukan hanya edukasi akademis , namun lebih kepada edukasi etika, akhlak beserta jiwa yang bisa dibina melalui kasih sayang dirumah . Upaya ini dinilai sangat penting untuk tetap meletakkan pondasi peran dan fungsi Bundo Kanduang di masa Pandemi.

Tetaplah menjadi amban paruik pagangan kunci, pusek jalo kumpulan tali, hiasan di dalam kampuang, sumarak dalam nagari,sekalipun di era pandemi,wahai para Bundo Kanduang kami...

Sumber : Febrina Eka Susanti

Share Berita

Komentar Berita